Cakrawala News
Portal Berita Online

Stok Oksigen Kosong, 21 Rumah Sakit di Karesidenan Madiun Mengantre

0 705

Madiun, Cakrawala.co – Tingginya permintaan dan kebutuhan oksigen medis selama masa pandemi Covid-19, membuat stok oksigen di Pabrik Oksigen PT Samator Gas Industri Madiun, yang berada di Desa Kertobanyon, Kecamatan Geger – Kabupaten Madiun, kosong sejak Jumat (16/7/2021) kemarin.

Dari pantauan di lapangan, nampak pemberitahuan di depan pabrik, “maaf, untuk sementara stok oksigen kosong” dan aktifitas di dalam pabrik juga nampak lengang. Akibatnya, 21 rumah sakit yang ada di karasidenan Madiun mengantre untuk mendapatkan jatah oksigen medis.

Kepala PT Samator Gas Industri, Nanda Prasojo mengatakan, kekosongan stok oksigen ini akibat tingginya permintaan dan kebutuha  oksigen untuk pasien Covid-19. Pihaknya juga telah maikkan jumlah produksi, dari semula hanya 1,5 ton sehari, kini naik drastis menjadi 7 ton per hari atau sekitar 1500 tabung ukuran 6 meter kubik.

ads harlah pkb

“Permintaan oksigen medis untuk pasien Covid-19 memang naik signifikan. Kita produksi dari semula hanya 1,5 ton sehari, saat ini naik 7 ton per hari, atau sekitar 1500 tabung ukuran 6 meter kubik,” kata Nanda.

Menurut Nanda, hingga Sabtu (17/7/2021) pagi, pasokan oksigen dari PT Samator pusat belum tiba di Madiun. Namun disebutkan Nanda, dalam waktu dekat bahan baku akan datang dan pihaknya akan segera memproduksi, untuk kemudian dapat didistribusikan ke beberapa rumah sakit yang ada di karesidenan Madiun.

“Dalam waktu dekat akan datang bahan baku sebanyak 5 ton, untuk kemudian bisa kita produksi dan segera didistribusikan. Rute kami di RSUD Kota Madiun, RSUD Dolopo, RSUD Ngawi, RSUD Magetan dan RSUD Ponorogo,” jelas Nanda.

Nanda mengaku, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan PT Samator pusat, untuk mencukupi kebutuhan oksigen terutama untuk medis dan rumah sakit, di wilayah Karasidenan Madiun. *(Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.