Cakrawala News
Portal Berita Online

22 Desa/Kelurahan Jadi Pilot Project Program Gorontalo Digital

4

GORONTALO, CAKRAWALA.CO – Sebanyak 22 Desa dan Kelurahan menjadi pilot project pada peluncuran program Gorontalo Digital. Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Gorontalo, Masran Rauf menjelaskan penerapan desa digital merupakan salah satu layanan terhadap masyarakat di tingkat desa.
“Melalui Handphone, warga dapat pengurus berbagai administrasi, baik surat menyurat hingga mengurus akta kependudukan. Sehingga dengan sendirinya masyarakat akan secara mandiri bisa melakukan layanan untuk mereka sendiri, begitu pula dengan aparat desa,” jelas Masran pada peluncuran Gorontalo Digital, Selasa (19/04/2022).
Masran mengatakan dari catatan yang ia miliki, ada sudah ada desa dan kelurahan digital yang sudah berkembang, baik secara nasional maupun di Gorontalo. Dengan demikian Pemerintah Provinsi Gorontalo mengintregasikan aplikasi di masing-masing desa dan kelurahan menjadi Gorontalo digital.
“Memang tahun ini baru 22 desa yang menjadi pilot project. Akan tetapi kami berharap 22 desa ini bisa menjadi daerah studi tiru bagi daerah lain. Karena ke depan kami akan selesaikan 700 desa dan kelurahan,” ungkap Masran.
Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim menilai bahwa digilatisasi merupakan suatu keniscayaan. Apalagi di era globalisasi saat ini ilmu pengetahuan, teknologi semakin maju dan berkembang.
“Sehingga itu pak Presiden mengatakan, suatu negara atau daerah bisa eksis bukan tergantung kuat dan lemahnya. Melainkan sangat tergantung pada kecepatan dan kelambatan aparatur, dan jawabannya adalah digitalisasi,” kata Idris.
Menurutnya, Pemerintah mendorong transformasi digital di segala aspek sampai ke tataran pemerintah dan pemerintah dituntut untuk bisa menghadirkan layanan publik yang lebih cepat, mudah transparan, akuntabel melalui sarana dan prasarana digital secara daring atau jaringan internet.
“Maka dari itu Pemerintah Provinsi Gorontalo menggagas program Gorontalo Digital, dan program ini mendorong Pemerintah Kabupaten dan Kota hingga ke tingkat desa untuk mengembangkan aplikasi desa secara daring,” tandasnya.

Comments are closed.