Cakrawala News
Portal Berita Online

2021 Kriminalitas di Demak Meningkat 12,6 Persen

0

Trend kriminalitas di wilayah hukum Polres Demak tahun 2021 mengalami kenaikan 12, 6 persen atau mencapai 253 kasus dibanding tahun sebelumnya 246 kasus. Namun penyelesaian laporan kejadian tersebut meningkat dari 117 kasus menjadi 134 atau sebesar 46,61 persen. Demikian disampaikan Kapolres Demak, AKBP Budi Adhy Buwono dalam rilis Akhir Tahun 2021 di Mapolres setempat, Jumat, 31/12/2021.

“Kenaikan angka kriminalitas tersebut antara lain terjadi atas tindak pidana pembunuhan yang meningkat 3 kali lipat dari hanya 1 kasus di tahun 2020 menjadi 3 kasus di tahun 2021. Kasus pencabulan meningkat 36,84 persen, dari 21 kasus di tahun sebelumnya menjadi 36 kasus yang dilaporkan. Kasus penganiayaan berat (anirat) juga meningkat dari 15 kasus yang dilaporkan menjadi 20 kasus atau mencapai 42,00 persen” ungkap Kapolres.

Meski trend kriminilitas meningkat, tetapi ada beberapa kasus kriminalitas yang angkanya menurun, seperti curanmor menurun dari 39 kasus di tahun 2021, menjadi 24 kasus di tahun 2021. Narkoba dari 43 kasus menjadi 39 kasus. Pencurian dengan kekerasan dari 13 kasus yang dilaporkan turun menjadi 6 kasus. Penipuan 40 kasus menjadi 37 kasus di tahun 2021.

Kapolres juga mengungkapkan, Polres Demak berhasil mengungkap 8 kasus menonjol berupa kasus pencabulan, pembunuhan dan penganiyaan berat, serta peredaran uang palsu. 2 kasus pencabulan terjadi di sebuah pondok pesantren di Mranggen yang menimpa 2 santrinya, dan pencabulan sejumlah atlit bola volley oleh pelatihnya di Desa Kembang Arum Mranggen.

Kemudian kasus penganiyaan sejumlah santri di ponpes di Jogoloyo Wonosalam. Sedangkan kasus pembunuhan antara lain pembunuhan istri oleh suaminya di Desa Mijen, Kecamatan Kebon Agung, pembunuhan di sungai Wulan Kecamatan Mijen dan pembunuhan balita di Mangunjiwan, Demak Kota. Para pelaku pembunuhan balita juga terlibat penganiyaan ayah balita dan kasus produksi dan peredaran uang palsu.

“Kasus penganiyaan berat lainnya terjadi di Desa Pasir, Kecamatan Mijen dengan tersangka Kasminto atau Mbah Minto, yang kasusnya sempat viral di media social beberapa waktu lalu”, kata Budi Adhy Buwono.

Untuk tindak pidana narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) berhasil diungkap 3 kasus narkoba dengan tersangka sebanyak 44 orang. Dari hasil ungkap kasus tersebut disita barang bukti sabu sebanyak 6,88 gram, 960 butir ekstasi dan obat obatan dan bahan berbahaya sebanyak 19. 710 butir.

Kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Demak menurun dari 591 menjadi 567 kejadian atau turun 4 persen.Demikian pula jumlah korban meninggal menurun dari 157 menjadi 122 orang atau mencapai 29 persen.

Untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas terkait kenakalan remaja, kekerasan terhadap perempuan dan anak serta premanisme, Polres Demak melaksanakan operasi Bina Kusuma. Hasilnya dilaksanakan giat sebanyak 217 kali untuk pembinaan juru parkir, pak ogah dan preman.

“Kami juga melaksanakan kegiatan untuk penanggulangan paham radikalisme dan terorisme, melalui penggalangan terhadao eks napiter serta pokigaras di kota Demak serta memberikan wadah organisasi Persadani”, jelas Kapolres.

Polres Demak juga terlibat aktif dalam penanganan covid 19. Selain menekan lonjakan angka penyebaran covid 19, Polres Demak juga terlibat aktif dalam pengamanan program percepatan vaksinasi covid 19. Dari sasaran sebanyak 928.303 jiwa, saat ini sebanyak 695.751 JIWA atau sebesar 74,95% sudah mengikuti vaksin covid 19.(Syams)

Leave A Reply

Your email address will not be published.