Cakrawala News
Portal Berita Online

18 Rumah Warga Pegangsaan Roboh Akibat Tanah Sungai Ciliwung Longsor

 

JAKARTA, CAKRAWALA.CO- Sebanyak 18 rumah warga di RW 07 Pegangsaan Menteng roboh. Peristiwa roboh belasan rumah warga ini diketahui saat hujan deras mengguyur wilayah DKI Jakarta, Senin-Selasa (24-25) Februari 2020 kemarin. Namun warga yang terdampak longsor masih bertahan di lokasi.

Sementara, Camat Menteng Edy Suryaman menerangkan, ada 18 rumah warga yang roboh karena dampak dari tanah Sungai Anak Kali Ciliwung Pegangsaan Menteng longsor. Peristiwa roboh pada, Minggu (23/02/2020).

Pihaknya, Sambung Edy sudah menginformasikan kejadian longsor Sungai Anak Kali Ciliwung tersebut ke Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) dan sudah ditinjau ke lokasi.

Edy menambahkan, kewenangan untuk memperbaiki longsor Sungai Anak Kali Ciliwung merupakan kewenangan BBWSCC.

“Ada 18 rumah yang meliputi tiga RT antara lain RT 05, 07, 09 di RW 07 yang terdampak dari longsor,” ungkap Edy didampingi Parsio Lurah Pegangsaan, Kamis sore (27/02/2020).

Pihaknya berharap, tanah yang longsor akibat dari penurunan permukaan tanah Sungai Anak Kali Ciliwung dapat segera diperbaiki, karena jika tidak akan bertambah banyak rumah warga yang akan roboh. Terlebih saat ini musimnya penghujan.

“Kami sudah berupaya menyalurkan bantuan kepada 18 rumah warga yang terkena dampak dari longsor. Bantuan mulai dari distribusi logistik seperti sembako dan lain-lain,” jelasnya.

Rencananya, pihaknya juga akan mengusulkan pemindahan bagi korban longsor ke Rumah Susun (Rusun) untuk diprioritaskan. Tapi warga masih bertahan di lokasi.

“Kendala di lokasi longsor akses jalan tidak bisa dilalui alat berat. Untuk mencari solusi, kami akan merapatkan di tingkat kota Jakpus. Saat ini lokasi dipasangi police line pihak kepolisian,” ucap Edy. (Is)

%d bloggers like this: