Menjamur Pembangunan Bermasalah, Warga Tanjung Priok Desak Gubernur Anies Copot Kasektor Citata Kecamatan

JAKARTA, CAKRAWALA.CO- Warga Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara minta kepada Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan tidak tutup mata dan telinga terhadap kinerja anak buahnya di jajaran Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara yang bermain mata dengan pemilik bangunan yang melanggar.

Pasalnya, pelanggaran pembangunan di wilayah ini kian hari kian menjadi-jadi alias menjamur bangunan bermasalah yang tidak sesuai dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Warga ini pun mendesak Gubernur Anies segera mencopot petugas Citata mulai dari tingkat Kecamatan Tanjung, hingga tingkat kota Pemkot Jakut.

Sontak saja, kinerja petugas Citata menjadi buah bibir perbincangan hangat warga masyarakat.

“Jika pembangunan yang melanggar tidak ditindak tegas sudah bukan menjadi rahasia umum karena petugas Citata itu bermain mata dengan pemilik bangunan. Kita minta Gubernur Anies mencopot petugas Citata kecamatan Tanjung Priok hingga tingkat kota Jakut,” cetus Rahmat (48), warga Sunter Agung, Senin (29/04/2019) sore.

Ia menyebutkan seperti pembangunan rumah tinggal yang terletak dibilangan Jalan Agung Perkasa XV, Sunter Agung. Pemilik tetap membandel dan tidak mengubris Surat Peringatan (SP) hingga Segel.

Meskipun dilapangan memiliki IMB Rumah Tinggal, tetapi dilapangan menyalahi fungsi sebagai rumah kosan.

“Aneh kan, meski sudah disegel. Tapi pekerjaan pembangunan jalan terus,” tandasnya.

Selain melanggar IMB, tambah Rahmat bangunan tersebut melanggar Jarak Bebas Belakang (JBB) dan tidak sesuai IMB yaitu rumah tinggal berubah menjadi rumah kosan.

“Pengurusan Izin Rumah Kost-Kostan di kantor Unit Pelaksana (UP) PTSP Kota Administrasi Jakarta Utara belum dimasukin berkas nya sama pemilik bangunan,” ungkapnya.

Pantauan di lokasi pembangunan seperti SP dan Segel diduga disembunyikan pemilik sehingga tidak terlihat di lokasi.

Pelanggaran serupa juga ditemukan di lokasi pembangunan Jalan H. Mawar Sunter Jaya dengan No: IMB 259/C.37 B/31.72/-1.785.51/2018 ) pengunaan Hunian Kantor pelanggaran GSB dan diduga Jarak Bebas Belakang (JBB). Dan pembangunan diduga tanpa IMB terletak Jalan Hidup Baru No.208 RT.009/002, Pademangan Barat. Ironisnya, bangunan ini ditindak dengan SP, Segel dan Surat Peringatan Bongkar (SPB). Tapi belum direkomtek Citata Kecamatan Pademangan.

Ketika dikonfirmasi terkait soal pelanggaran bangunan di wilayah Kecamatan Tanjung Priok, Kepala Sektor (Kasektor) Citata Kecamatan Tanjung Priok, Andi belum dapat ditemui dikantornya. (Is/Man)

Facebook Comments