Cakrawala News
Portal Berita Online

1000 Warga Garut Selatan Terdampak Banjir Kini Mengungsi

0 10

GARUT JABAR CAKRAWALA.CO – Bupati Garut Rudy Gunawan membenarkan peristiwa banjir bandang kembali menerjang kawasan Garut Selatan meliputi 6 wilayah Kecamatan, Senin (12/10/2020).

“Luapan air yang paling parah terjadi di Kecamatan Pameungpeuk dan Cikelet. Saya  mau berangkat sekarang meninjau langsung kelokasi,”Kata Rudy kepada wartawan usai memimpin apel pagi di lapangan Setda Kabupaten Garut.

Rudy menyatakan pihaknya segera mendistribusikan bantuan tanggap darurat langsung kelokasi banjir bagi warga terdampak yang saat ini kondisinya menguungsi dibeberapa lokasi aman.

ads bukopin

“Saya berngkat ke lokasi sambil mengirim 10 ton beras dan lauk pauknya,” ngkapnya.

Rudy menambahkan,  selain peristiwa banjir bandang disejumlah kawasan juga dilaporkan terjadi longsor dan pergeseran tanah.

“Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut sudah menetapkan status siaga bencana di 17 kecamatan dan dinyatakan rawan bencana longsor, pergeseran tanah, banjir serta Megathrust. Saat ini beberapa daerah terendam banjir, yang paling tinggi itu sekitar 80 cm, di Kampung Segleng Pameungpeuk,”ujarnya

Sementara itu untuk lokasi pengungsian, Bupati Rudy menyebut para warga terdampak akan ditempatkan di bangunan-bangunan sekolah dasar dan sarana sosial lainnya yang aman.

“kami juga akan membukan dapur umum oleh Tagana Dinas Sosial Kabupaten Garut,”ucapnya.

Terkait jumlah kerugian yang dialami warga terdampak, Rudy menyampaikan pihaknya melalui intansi terkait tengah melakukan perhitungan.

“Ini kejadiannya terjadi dini hari tadi, jadi laporan korban yang sudah masuk sementara tidak ada korban jiwa, hanya yang mengungsi sudah sekitar 1000 orang, karena kondisi tempat tinggalnya tidak nyaman. Ada juga sekolah SMP yang terrendam,”tukasnya.***jmb.

Leave A Reply

Your email address will not be published.